JualanBarang, BANJAR – Sorabi adalah sejenis jajanan gurih dan lezat yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Makanan khas Indonesia ini biasanya dipanggang di atas kompor menggunakan cetakan tanah liat.
Di antara berbagai jenis masakan tradisional yang tak lekang oleh waktu, Sorabi menjadi salah satu buruan para pecinta kuliner dan jajanan pasar.
Di Kota Banjar, salah satu penjual Sorabi legendaris berdiri di sudut Alun-Alun Kota Banjar yang dikenal dengan Sorabi Abah Rahman.
Di sini ada berbagai jenis Sorabi untuk Anda nikmati seperti Sorabi biasa, Sorabi Oncom dan Telor Sorabi. Biasanya lauk yang cocok dengan Sorabi adalah rempeyek dan segelas minuman Bajigur.
Di Sorabi Abah Rahman semuanya tersedia mulai dari Sorabi, Bajigur, Bandrek atau kopi lain yang berbeda yang dapat Anda nikmati sambil mencuci mata karena tepat di depan kios terdapat area Alun-alun yang dipenuhi orang untuk naik atraksi bermain atau menikmati berbagai kuliner nikmat di malam hari.
Abah Rahman adalah nama pemilik Sorabi yang sudah 20 tahun berjualan di Alun-alun Kota Banjar. Pria ini biasa berjualan bersama istrinya yang sedang membolak-balikkan Sorabi agar tidak gosong di atas kompor.
Sorabi Abah Rahman di seberang Banjar Town Square terkenal dengan rasanya yang lezat dan selalu dipadati pelanggan. (Foto: Susi/JualanBarang Indonesia)
“Abah sudah lama berjualan di sini, karena sampai sekarang alun-alun belum direnovasi,” jelas Abah Rahman saat diundang wawancara wartawan JualanBarang Indonesia, Minggu malam (25-09-22).
Sorabi Abah Rahman terkenal enak dan gurih, sehingga warungnya selalu ramai dikunjungi pelanggan yang sengaja menikmati Sorabi hangat di tengah suasana malam di jantung Kota Banjar yang ramai dengan kendaraan dan deretan pedagang kaki lima yang berjejer. alun-alun untuk dijual.
Pria 58 tahun ini mengaku bisa menjual ratusan Sorabi dalam semalam dengan 8 kg tepung beras.
“Omzetnya tidak pasti, tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” jelasnya.
Warga RT 13 RW 04 Kelurahan Banjarkolot, Desa Banjar ini biasa membuka warungnya mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
“Saya tinggalkan roda penjualan di belakang department store Pajajaran dan saya bongkar pasang penjara untuk berjualan di kawasan Alun-alun,” lanjutnya.
Segala suka dan duka sejak penjualan tersebut, kata Abah Rahman, tentu ada, apalagi saat pandemi Covid-19 melanda dunia dan berdampak pada pendapatan penjualan.
“Jelas masa terberat saat pandemi melanda adalah saat pemerintah menerapkan aturan PPKM dan pedagang kecil seperti kita terpaksa mengikuti aturan tersebut, padahal dampaknya bagi perekonomian kita sudah sangat kacau,” ujarnya.
Selama periode PPKM, Abah Rahman biasanya membuka lapaknya dari pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.
“Kami hanya berjualan selama tiga jam dan itu jelas mempengaruhi usaha yang sudah lama saya buka,” keluhnya.
Abah Rahman sudah dua kali mendapat bantuan dari pemerintah di dekat tempat tinggalnya, namun dia mengaku belum pernah menerima bantuan modal apapun untuk para pelaku UMKM, meski modalnya malah habis karena penjualan terhenti di masa pandemi.
Didi, salah satu klien Sorabi Abah Rahman, mengaku sudah lama menjadi langganan makanan ini karena selain suka, Sorabi juga bisa disantap untuk mengisi perut saat lapar.
“Saya sudah lama langganan di sini. Keluarga saya biasanya makan di tempat, tapi kadang saya bungkus untuk makan di rumah,” kata pelanggan Sorabi Abah Rahman.
**)
Dapatkan update informasi JualanBarang Indonesia pilihan setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan gabung. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.
JualanBarang, JAKARTA – Penyebab pasti sariawanbelum diketahui. tapi sariawanJika Anda sedang stres, mengalami infeksi virus atau jamur, alergi terhadap makanan, atau kekurangan vitamin atau mineral.
Tidak hanya itu, masalah pada sistem kekebalan tubuh, perubahan hormonal, siklus menstruasi, menggigit lidah atau dinding mulut, dan sariawan juga dapat menyebabkan sariawan.
Di bawah ini adalah bahan-bahan alami yang dapat menyembuhkan sariawan.
Air Kelapa Hijau
Foto: Sehatq
Sungguh menyegarkan membayangkan minum air kelapa hijau sambil bersantai di pantai. Ternyata, tidak hanya rasanya yang menyegarkan, tapi juga bisa digunakan untuk mengobati sariawan. Kandungan tersebut tidak hanya efektif untuk menyembuhkan luka, tetapi juga memiliki sifat mendinginkan dan mengatasi dehidrasi, sehingga dapat mengurangi peradangan dan membantu mempercepat penyembuhan sariawan.
tomat
Tomat juga dapat digunakan sebagai obat alami untuk meredakan sariawan. Kandungan vitamin yang tinggi membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga bisa menghilangkan sariawan lebih cepat. Selain dikonsumsi mentah untuk mengobati sariawan, Anda juga bisa menggunakan jus tomat untuk berkumur, terutama di area rongga mulut yang menderita sariawan.
sayang
Foto: iStockphoto
Madu diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kandungan antibakteri di dalamnya membantu mengobati sariawan dan mencegahnya bertambah parah.
Selain itu, madu juga memiliki kemampuan untuk mempercepat pertumbuhan jaringan sel baru yang rusak akibat sariawan. Cukup oleskan sedikit madu pada mulut yang terkena sariawan, namun jika ingin hasil yang lebih efektif, coba campurkan dengan sedikit kunyit.
daun kemangi
Selain digunakan sebagai lalapan, daun kemangi dipercaya dapat mengobati sariawan dengan cepat. Caranya dengan mengunyah 12 lembar daun kemangi 3-4 kali sehari lalu minum segelas air putih. Daun kemangi yang dianggap adaptogen atau anti stres menunjukkan kemampuannya dalam mencegah stres yang menyebabkan sariawan.
Teh hitam
Teh yang kaya akan antioksidan tidak hanya membantu menjaga kekebalan tubuh tetapi juga mengobati sariawancepat. Pertama, seduh kantong teh dan kemudian gunakan untuk mengompres area mulut yang terluka. Diamkan beberapa saat dan ulangi beberapa kali untuk hasil yang optimal.
**)
Dapatkan update informasi JualanBarang Indonesia pilihan setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan gabung. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.
Obat Sariawan Air Kelapa Hijau Untuk Sariawan Jakarta
Bila di Yogyakarta kamu mengenal kata angkringan, maka di Solo kamu akan menemukan wedangan. Wedangan Solo pun menjual aneka kuliner tradisional yang selain nikmat juga ngangenin, terutama karena suasananya yang hangat. Wedangan mudah ditemukan di seantero Surakarta dan kamu bisa menyambanginya kapan saja karena ada juga wedangan yang sudah dibuka sejak pagi hari.
Saat ini pun sudah banyak wedangan bergaya modern berbentuk restoran. Menunya tetap sama namun kamu bisa melewatkan waktu di tempat yang lebih luas dan ditata dengan apik. Tidak percaya dengan serunya makan di wedangan? Maka kamu perlu melihat berbagai tempat wedangan Solo yang direkomendasikan DifaWisata Indonesia di bawah ini!
1. Merasakan pengalaman wedangan Solo jadul di Omah Londo
Image credit: OMAH LONDO Angkringan
Omah Londo mempunyai gaya vintage yang akan menambah kesan ketika kamu makan di sini. Tidak heran, karena Omah Londo menggunakan bangunan tua bekas rumah dinas petinggi di zaman Belanda. Suasana adem bisa kamu nikmati jika memilih tempat duduk di luar ruangan.
Deretan hidangannya pun menggugah selera. Sudah ditata dengan rapi, kamu bisa mengambil sendiri aneka nasi kucing dan lauknya. Kamu pun bisa memesan minuman yang khas seperti es teh kampul atau es jahe tape cokelat. Perpaduan rasanya bikin lapar kan?
Lokasi: Jl. Agus Salim No.2A, Sondakan, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Senin – Kamis pukul 07.00 WIB – 23.00 WIB, Jumat – Minggu pukul 07.00 WIB – 24.00 WIB Harga: Mulai dari 5,000 IDR
2. Angkringan Omah Semar yang suasananya bikin penasaran
Image credit: @solonyaman
Angkringan Omah Semar merupakan tempat wedangan kekinian dengan dekorasi khas Jawa. Kamu akan merasakan atmosfer yang hangat ketika memasuki bangunannya, apalagi kalau mampir pada sore hari.
Image credit: @solonyaman
Menu seperti nasi krawu empal, nasi berkat sampai tape goreng bakal menggoyang lidahmu di sini. Jangan sampai kalap ketika melihat menu sate dan gorengannya yang berderet di meja prasmanan ya! Aneka minuman dengan nama kreatif seperti Wedang Jokowi atau wedang anti virus pas banget untuk jadi teman makanmu.
Lokasi: Jl. Duku 1 No.2A, Jajar, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 15.00 WIB – 23.30 WIB Harga: Mulai dari 8,000 IDR
3. Wedangan Nala Gareng yang memanjakan perut dan mata
Image credit: Wedangan Nala Gareng
Wedangan Nala Gareng atau yang biasa disebut juga Wedangan Gareng, punya pilihan menu yang akan segera memikat lidahmu. Kalau kamu datang di sore hari dan hanya ingin makanan ringan, maka jadah bakar dan teh ginastel akan menjadi pilihan yang sedap. Bila perut ingin diisi dengan makanan berat, kamu bisa mencicipi nasi terik daging sapi atau nasi oseng pare yang mengenyangkan.
Image credit: Wedangan Nala Gareng
Tentu saja tidak afdol kalau kamu tidak mencoba minuman khasnya, seperti jahe kencur jeruk gula aren. Disajikan dalam gelas besar, kamu dapat menyeruput pelan-pelan sambil menikmati dekorasi interiornya yang kental dengan nuansa Jawa. Menarik dan menyegarkan mata juga lho!
Lokasi: Jl. Basuki Rahmat No.6, RT.2/RW.12, Kerten, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Senin – Selasa dan Kamis – Minggu, 16.00 WIB – 24.00 WIB Harga: Mulai dari 5,000 IDR
4. Memilih menu di angkringan unik ala Wedangan Pendhopo
Image credit: @solokenyang
Konon katanya, Wedangan Pendhopo pernah disinggahi oleh keluarga Presiden Joko Widodo dan ada menu-menu favorit di sini. Beberapa menu yang diklaim digemari banyak orang adalah sayur lombok ijo dan nasi sayur ndeso. Seperti apa ya rasanya?
Image credit: @solokenyang
Kamu bisa menikmati makanan pilihanmu sambil duduk santai di dalam bangunannya yang sangat khas dan artistik ini. Perabotan kayu dengan ukiran ini terlihat bersahaja sekaligus cantik bukan?
Lokasi: Jl. Srigading I No.7, Mangkubumen, Kec. Banjarsari, Surakarta Jam Buka: Senin – Sabtu, 15.00 WIB – 21.00 WIB Harga: Mulai dari 3,500 IDR
5. Wedangan Pak Amir, wedangan Solo antimainstream
Dari kejauhan, kamu akan bisa melihat spanduk besar yang menandai lokasi Wedangan Pak Amir ini. Tidak perlu ragu untuk mampir karena di sini adalah rumahnya berbagai hidangan yang enak dan seru untuk disantap beramai-ramai. Kamu bisa memperoleh babat goreng presto, ceker bacem hingga sate tembolok. Pesan juga sambal bawang agar rasanya semakin meriah. Seporsi pisang owol untuk pencuci mulut sayang untuk dilewatkan dan jika disantap setelah makan menu-menu yang gurih, rasanya pasti semakin nikmat!
Lokasi: Jl. Letjen Suprapto No.111, Sumber, Kec. Banjarsari, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 16.00 WIB – 24.00 WIB Harga: Mulai dari 3,000 IDR
6. Bukan hanya cangkir yang menarik perhatian di Wedangan Cangkir Blirik
Image credit: @mas_omii
Wedangan Cangkir Blirik menggunakan cangkir-cangkir lurik yang akan memunculkan rasa nostalgia bagi para pengunjungnya. Apalagi ditambah penerangan yang agak redup, kamu akan merasa nyaman untuk duduk berlama-lama di sini. Menu seperti sate kikil, nasi oseng dan minuman wedang jeruk bisa jadi temanmu untuk menikmati hari.
Image credit: @zoegenx
Puas menjajal berbagai menunya, kamu pun bisa berkeliling untuk melihat dekorasi dan ornamen-ornamen yang membuat Wedangan Cangkir Blirik makin mengesankan. Contohnya adalah sudut ini, dengan sepeda, topi dan foto Presiden Joko Widodo yang membuatnya terlihat instagramable. Mau sekalian berfoto di tempat ini, boleh-boleh saja!
Lokasi: Jl. Banyuanyar Selatan No.22B, Banyuanyar, Kec. Banjarsari, Surakarta Jam Buka: Selasa – Minggu, 17.00 WIB – 24.00 WIB Harga: Mulai dari 2,500 IDR
7. Wedangan Mantap, membuat malammu di Solo terasa semakin mantap
Image credit: @simontayind
Wedangan Mantap pasti mudah kamu temukan berkat pajangannya yang unik. Di dalamnya ada ruangan yang luas untuk tempat makan dan tentunya memajang aneka menu yang ada. Kamu bisa memilih dari berbagai jenis sate dan gorengan, lalu menu pilihanmu akan dipanaskan agar semakin sedap ketika disantap.
Image credit: @vvfoodie
Kamu juga dapat menemukan menu yang khas seperti roti konde, sayur tumpang sampai bubur sayur yang perpaduan bumbunya akan menerbitkan air liur. Tidak kalah mengasyikkan, ada macam-macam minuman rempah menyehatkan untuk diteguk. Coba saja minuman jejak yang terdiri dari jeruk, jahe dan kencur atau jakute yaitu jahe, kunyit dan temulawak.
Lokasi: Jl. Sugiyopranoto No.12, Kp. Baru, Kec. Ps. Kliwon, Surakarta Jam Buka: Senin – Jumat pukul 07.00 WIB – 22.30 WIB, Sabtu – Minggu pukul 15.00 WIB – 22.30 WIB Harga: Mulai dari 2,500 IDR
8. Makan sampai puas sepanjang hari di Wedangan D’Jembuk
Image credit: @salanyaman
Wedangan D’Jembuk atau bisa juga disebut Wedangan Pak Jembuk ini buka selama 24 jam setiap hari. Kalau kamu ingin berkeliling kota Solo di pagi hari dan belum sempat sarapan atau lapar di tengah malam, kamu bisa mampir ke wedangan yang satu ini. Tinggal pilih menu yang sesuai dengan selera perutmu saat itu.
Kamu bisa makan mulai dari pisang rebus, sate telur puyuh hingga nasi bungkus godhong jati yang harum dan kaya rasa ini. Ambil makanan dan minuman yang kamu inginkan dan setelah kenyang, kamu tinggal melapor untuk menghitung harga. Pastinya tidak bikin kantong bolong kok!
Lokasi: Jl. Ronggowarsito No.140, Timuran, Kec. Banjarsari, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 24 jam Harga: Mulai dari 2,000 IDR
9. Wedangan Radjiman Plus, tempatnya makanan yang bikin hati nyaman
Image credit: WedanganRadjimanPlus
Wedangan Radjiman Plus ini menyediakan aneka comfort food yang sudah akrab di perut banyak orang. Kamu bisa datang dan mengunyah aneka racikan roti bakar, sosis bakar hingga paket indomie goreng sambernyawa. Siapa yang tidak suka hidangan seperti ini?
Image credit: WedanganRadjimanPlus
Untuk minumannya, ada es kapal dengan rasa strawberry atau melon, tape susu putih atau wedang susu uwuh. Mumpung mampir di wedangan, kamu bisa memilih menu yang tidak biasa supaya acara makanmu jadi semakin seru.
Lokasi: Jl. Dr. Rajiman No.539, Sondakan, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 11.00 WIB – 23.00 WIB Harga: Mulai dari 4,000 IDR
10. Makan beramai-ramai akan semakin asyik di Wedangan Pak Wiryo Solo
Image credit: @sien_lianawati
Wedangan Pak Wiryo yang sudah berdiri sejak tahun 1958 ini menggelar hidangannya di sepanjang meja makan. Jadi kalau kamu duduk di depan deretan sate seperti ini, hati-hati agar tidak lapar mata ya! Bayangkan betapa asyiknya makan di sini, apalagi kalau kamu datang ramai-ramai bersama gengmu.
Image credit: @rinfooddiary
Selain sate-satean, kamu pun bisa menyantap menu jadah cokelat, karang gesing, telur pindang dan bebek rica. Minuman yang terkenal di wedangan ini adalah wedang jahe dengan tambahan rasa jeruk, cokelat, tape, kopi atau susu. Rasa apa saja nih yang akan jadi kesukaanmu?
Lokasi: Jl. Perintis Kemerdekaan No.23, Purwosari, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 16.00 WIB – 23.55 WIB Harga: Mulai dari 2,000 IDR
11. Wedangan Pak Basuki, makan enak dengan semilir angin Solo
Image credit: @makanmakan_sby
Duduk sambil menikmati angin malam di Wedangan Pak Basuki sungguh nikmat. Karena bukan hanya adem, tapi aneka makanan yang ada juga akan memuaskan perutmu. Pilih aneka sate, oseng-oseng hingga nasi kucing dengan beragam isian yang pastinya tidak cukup kalau cuma sebungkus.
Image credit: @tumirantawirana
Minuman paling disukai di wedangan ini adalah wedang jahe yang terasa hangatnya di badan. Tidak heran jika Wedangan Pak Basuki ini sering ramai pengunjung, jadi pandai-pandai mencari waktu untuk mampir ya!
Lokasi: Jl. Agus Salim No.17, Sondakan, Kec. Laweyan, Surakarta Jam Buka: Setiap hari, 17.00 WIB – 24.30 WIB Harga: Mulai dari 2,000 IDR
Baca juga: 5 Tahu Kupat Solo Yang Enak, Legendaris Dan Wajib Dicoba
Konsep wedangan di Solo membuat pengunjungnya dapat menikmati suasana kota yang ramah dan hangat sekaligus mencicipi kuliner lokal. Yuk dicoba!
DifaWisata.com –Paket Wisata Murah tahun 2022 dengan harga terjangkau. Temukan liburan serta pengalaman yang baru bersama kami. Dengan perjalanan Private Tour Wisata Indonesia, tidak digabung dengan peserta lain, menjadikan liburan Anda lebih personal dan menyenangkan. Kami menyediakan beberapa pilihan Paket liburan murah dan program wisata sesuai budget Anda. Itinerary tour, kami sesuaikan dengan jadwal sholat & Makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai biro perjalan Wisata halal Indonesia.
JualanBarang, BANDUNG Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi dimana-mana. Di sisi lain, kesempatan kerja semakin menyusut. Banyak perusahaan berjuang untuk menemukan dana baru untuk mempertahankan bisnis mereka. Namun, di tengah kisruh tersebut, menjadi peluang bagi UKM termasuk Pisang Aroma Bandung.
Adalah Rahmat Sutisna, pemilik perusahaan Banana Aroma di Bandung, yang pernah menjadi pensiunan pengemudi sebuah perusahaan konsultan di Bandung. Ia harus memutar otak agar kelangsungan hidup dirinya dan keluarganya dapat terus berlanjut. Bekerja di sektor swasta bagi seorang lanjut usia bukanlah hal yang diharapkan, apalagi profesi pengemudi merupakan profesi umum yang bisa dipraktikkan oleh rata-rata orang.
Berat tentu saja berat. Apalagi jika harus melihat situasi dan keadaan dimana anak tersebut masih berada dalam CSA. Grace terus memutar otak. Saluran video online menjadi pusat perhatian. Setiap keterampilan yang dipelajari tentang bisnis masih dicari dan dipraktikkan. Jam demi jam dihabiskan, sambil mencoba ilmu baru di rumah menjadi kegiatan rutin.
Produk Pisang Aromatik Bandung. (Foto: Djarot/JualanBarang Indonesia)
Intinya adalah bagaimana tetap hidup dan hidup terus berjalan bersama orang-orang terkasih. Bagaimana dia bisa menyekolahkan putra satu-satunya tanpa membebani orang lain.
“Alhamdulillah, saya punya teman yang mau membantu saya lepas dari kesulitan hidup. Pengangguran sudah pasti jika saya dipecat dari pekerjaan sopir ini,” kata Rahmat.
Sebelum dipecat, Rahmat selalu mencari berbagai video skill yang beredar luas. Setelah itu dia menabung dan belajar. Rahmat tidak melewatkan kesempatan itu saat masih bekerja di perusahaan konsultan tersebut. Adanya Wifi gratis membuat Anda bebas berselancar untuk mencari video yang Anda inginkan.
Puncak dicintai para ulama telah tiba. Setelah berbekal pelatihan dari beberapa video, dengan tekad yang kuat, rasa pisang akhirnya menjadi pilihan bisnisnya. Tidak perlu banyak tenaga, biaya juga bisa diperhitungkan. Dia dan istrinya didukung oleh rekan-rekannya. Ia memilih tempat di pinggir jalan kompleks Panyileukan Bandung. Ia berharap produk yang dibuatnya menjadi tumpuan harapan dan banyak pembeli.
Belum lama ini, banyak pembeli yang menyukai rasa dari rasa pisang yang membuatnya. Mereka memuji rasanya yang enak. Belum lagi varian rasa pisang sehingga pembeli bisa memilih sesuai selera.
Pisang aroma Bandung ini memiliki varian yang berbeda-beda. Keju, coklat dan rasa original menjadi pilihan banyak pembeli. Apalagi di hari Minggu atau hari besar seperti Idul Fitri, Rahmat sering kebanjiran orderan. “400 pisang bisa terjual dalam satu hari,” kata Rahmat.
Toko Pisang Aroma Bandung Rahmat Sutisna. (Foto: Djarot/JualanBarang Indonesia)
Rahmat menjual pisang aroma dengan harga Rp 5.000 untuk 4 buah pisang aroma. “Jadi harga 1 rasa pisang itu Rp 1250,” jelasnya. Jadi dengan penjualan 400 buah pisang aroma maka total omzet dalam sehari adalah Rp. mencapai 500 ribu.
“Untuk sementara total modal harian sekitar Rp 300 ribu. Jadi kita bisa bawa pulang sebanyak Rp 200 ribu Rp 200 ribu tentunya masih untung kotor karena belum dipotong eksploitasi. Tapi, alhamdulillah. , kegiatan ini bisa digunakan untuk beribadah sambil menunggu ajal datang,” ujar Rahmat dengan tatapan serius.
Rahmat paham, sejak usianya masih muda, bisnis rasa pisang ini sudah cukup. Ia bisa mendapatkan penghasilan, setidaknya untuk membiayai anak satu-satunya yang masih bersekolah di SMK. “Jangan pernah menyerah, selalu berharap dan berusaha,” kata Rahmat.
Ia bersyukur, istrinya selalu mendukung apa yang ia coba lakukan untuk mengembangkan UMKM berupa produk Aroma Pisang di Bandung.
**)
Dapatkan update informasi JualanBarang Indonesia pilihan setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan gabung. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.
aroma pisang bandung aroma pisang umkm bandung umkm Rahmat Sutisna bandung
Harga Tiket: Rp 15.000; Map:Cek Lokasi Alamat: Ciburial, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.
Untuk melepas penat dari sibuknya aktivitas sehari hari, wisata alam menjadi salah satu destinasi paling populer dituju. Dengan mengunjungi alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan, seolah mampu mengisi ulang tenaga dan menjernihkan pikiran. Jika anda mencari tempat seperti itu, Kota Bandung yang terkenal dengan udara sejuk punya banyak wisata alam yang bisa dituju.
Salah satunya yaitu Tebing Keraton yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Bandung. Tempat ini dikenal pula sebagai wisata negeri di atas awan karena letaknya yang berada di ketinggian. Dari ketinggian tersebut, tersaji keindahan alam yang begitu rupawan yang siap membuat anda terkagum kagum.
Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk
Photo by Google Google PBK channel
Bagi anda yang ingin berkunjung, Tebing Keraton dibuka untuk umum setiap harinya mulai pukul 05.00 sampai 18.00 WIB. Sehingga anda bisa datang untuk melihat matahari terbit ataupun menyaksikan sunset secara langsung di sana. Namun pengunjung tetap dipersilahkan mendirikan tenda bagi yang berkenan, setelah meminta izin pada pihak pengelola.
Tiket masuknya sendiri mulanya tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Tetapi setelah pengelolaannya berganti pihak, kini anda perlu membayar sejumlah uang untuk memasuki area wisata. Tidak mahal, cukup Rp. 15.000 saja per orangnya dan ditambah biaya parkir kurang lebih Rp. 5.000. Adanya biaya tiket masuk ini seiring dengan diperbaikinya berbagai fasilitas yang ada di tempat.
Daya Tarik Utama Tebing Keraton
Photo by Google Maps Dini Annaiya
1. Sejarah Tebing
Pada mulanya, kawasan wisata ini memiliki nama Pasir Jontor. Karena dalam bahasa Sunda, pasir artinya adalah bukit sementara jontor berarti bibir yang memble atau monyong ke depan. Hal tersebut lantaran bentuk tebing ini memang monyong ke depan, persis layaknya mulut seseorang setelah dipukul.
Itulah mengapa namanya menjadi Pasir Jontor, atau acap kali disebut Cadas Jontor karena tebingnya berupa batu cadas. Lalu kenapa kini dikenal secara meluas sebagai Tebing Keraton ? Nama tersebut diberikan oleh salah seorang warga lokal, yakni kang Asep yang dipercaya sebagai penemu tempat tersebut.
Kang Asep menjelaskan bahwa nama tebing diambil dari betapa mengagumkannya keindahan di kawasan tebing ini. Dimana sebuah tebing mampu menggambarkan keindahan, wibawa dan keluhuran, serta keagungan dalam satu waktu. Semua gambaran tersebut persis seperti refleksi dari keraton kerajaan.
Akhirnya kang Asep pun memutuskan untuk menamainya sebagai Tebing Keraton, atau pelafalan dalam bahasa Sunda sebenarnya Tebing Karaton. Namun terlanjur viral dengan nama Keraton, maka itulah yang menjadi namanya sekarang. Yang mana orang-orang dari komunitas sepedalah yang mengenalkannya pada masyarakat luas.
Orang orang dari komunitas sepeda yang melakukan aktivitas gowes dari Pusat Kota Bandung hingga ke sini, kemudian terpesona dengan keindahan alam yang ada. Dan sejak pertengahan tahun 2014, keindahan dari tebing ini tersebar luas di sosial media hingga menjadi viral. Kemudian nama tebing ini pun menjadi hits sebagai tebing instagramable.
2. Misteri Penamaan
Selain sejarah penamaannya yang disebut diberikan oleh kang Asep. Ada pula desas desus cerita mistis mengenai alasan diubahnya nama Pasir Jontor menjadi Tebing Keraton. Jadi, konon dulu katanya ada orang pintar yang pernah datang ke tebing ini. Ketika berkunjung ke tebing, orang pintar tersebut melihat ada bangunan keraton yang berdiri dengan mewah di kawasan tersebut.
Dijelaskan bahwa bangunan megah yang ada di sana sudah dibangun sejak lama dan merupakan keraton atau kerajaan jin, begitu penuturan si orang pintar yang pernah datang ke sini. Waktu pun terus berjalan, dan suatu ketika ada orang yang lewat kawasan tebing kemudian kemasukan jin.
Melalui orang tersebut, jin yang memiliki keraton di atas tebing ini meminta sembahan sesajen berupa nyawa manusia. Jika tidak ingin memberikan sesajen, maka masyarakat harus mengganti nama tebing ini dari Pasir Jontor menjadi Keraton. Tentunya masyarakat lebih memilih mengganti nama tebing yang ada di sana, ketimbang harus menumbalkan nyawa seseorang.
Begitulah kemudian nama Pasir Jontor berubah menjadi Tebing Keraton. Cerita mistis itu pula yang membuat destinasi wisata satu ini dianggap angker bagi sebagian orang. Karena banyaknya misteri yang tersembunyi di baliknya. Seperti misteri tapak kaki raksasa di Desa Cilame, yang dipercaya memiliki hubungan erat dengan bentuk batu di tebing.
3. Bagian dari Tragedi Meletusnya Gunung Sunda Purba
Jika berjalan jalan di Bandung, anda bisa menemukan banyak sekali bentuk destinasi wisata alam hits yang menurut para ahli sejarah dulunya merupakan bagian dari Gunung Sunda Purba. Termasuk dengan tebing ini, yang mana batu batu besar kawasan tebing dipercaya adalah outcrop dari aliran lava basalt Gunung Sunda Purba. Namun terpatahkan oleh sesar Lembang, yang terus bergerak hingga saat ini.
4. Melihat Keindahan Hutan dari Ketinggian
Terlepas dari berbagai cerita mistis dan asal usul di balik penamaan Tebing Keraton. Destinasi satu ini mempunyai keindahan yang begitu rupawan. Tebing ini satu bukit dengan tebing terjal yang berada pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Dari ketinggian tersebut, anda bisa melihat keindahan alam dari jejeran hutan pinus yang ada di sekitar.
Photo by Google Nurshabah Arif
Selain keindahan jejeran hutan pinus, anda juga bisa sekaligus melihat keindahan Kota Bandung dari kejauhan yang terlihat begitu apik. Terlebih bagian tebing yang seperti sedikit maju ke depan, langsung menghadap ke arah area Taman Hutan Raya Juanda Bandung. Apalagi di sini juga terlihat latar belakang Gunung Tangkuban Perahu dari kejauhan yang seolah melengkapi keindahannya.
5. Panorama Matahari Terbit
Salah satu waktu terbaik untuk mampir ke Tebing Keraton yakni sebelum matahari terbit secara sempurna atau kurang lebih pukul 05.30 pagi. Karena dari puncak tebing ini, anda bisa melihat suasana Kota Bandung yang tampak masih berselimut kabut tebal. Tentunya di atas tebing pun sama, anda bisa melihat kabut di sekeliling yang membuat udara terasa begitu dingin.
Anda bisa melihat panorama matahari terbit dari belakang Gunung Guntur, yang secara perlahan muncul malu malu menampakkan sinarnya. Pemandangan inilah yang membuat tebing tersebut disebut sebagai negeri di atas awan. Ketika suasana sekitar masih diselimuti kabut, dan sang fajar mulai menampakkan sinarnya secara perlahan di langit.
Pesona matahari terbit yang begitu menawan akan semakin mempesona ketika cuaca sedang cerah. Karena anda dapat melihat cahaya dari fajar yang seolah menembus kabut di atas hutan dari Tebing Keraton. Pemandangan super cantik seketika akan menyapa indera penglihatan, yang tentunya tidak akan mudah untuk dilupakan.
6. Pesona Matahari Terbenam
Di tempat yang sama, anda juga bisa melihat indahnya matahari terbenam di ufuk barat. Bahkan tebing ini menjadi salah satu tempat terbaik bagi para pemburu sunset. Jadi bagi anda yang mengaku anak senja, sangat direkomendasikan untuk datang ke sini menjelang malam atau pada sore hari.
Pemandangan yang ditawarkan tentunya tidak kalah rupawan dari sunrise. Dimana tampilan warna orange hingga kemerah merahan yang ada di langit seolah berpadu secara nyata dengan lebatnya hutan nan hijau yang ada di sekitar. Menampilkan pesona eksotis yang membuat suasana terasa begitu romantis. Akan lebih spesial jika anda membawa orang spesial ke sini.
7. Tempat Persinggahan Elang Saat Migrasi
Tahukah anda bahwa ketika di bagian utara sedang terjadi musim dingin, burung elang akan melakukan migrasi untuk mencari makan ke daerah yang jauh lebih hangat seperti Indonesia. Baru pada bulan bulan Maret hingga Mei, elang akan kembali ke asalnya setelah cuaca di sana berubah menjadi musim semi.
Migrasi elang biasanya akan menjadi atraksi wisata yang menarik untuk disaksikan, sebagai penyalur kecintaan terhadap elang. Bagi anda yang tertarik melihat migrasi elang, perlu diketahui jika tebing ini juga menjadi tempat persinggahan bagi kawanan burung ketika melakukan migrasi.
Salah satunya yang acap kali terlihat yaitu burung elang, seperti elang alap China, alap alap Nippon dari Jepang, hingga elang berjenis oriental honey-buzzard dari Siberia. Berbagai jenis burung tersebut singgah di hutan berada di area Tebing Keraton. Umumnya, musim migrasi kawanan burung terjadi pada bulan Agustus atau ketika musim dingin di luar negeri.
Jadi pastikan anda datang ke sini sekitar bulan bulan tersebut jika ingin melihat secara langsung kawanan burung yang melakukan migrasi. Agar semakin menikmati atraksi tersebut, anda bisa naik ke menara pemantau yang ada di sana. Pihak pengelola sendiri sudah menyiapkan binokular di menara pemantau bagi para wisatawan yang ingin melihat lebih jelas.
8. Camping Ground
Tidak hanya tersedia menara pemantau agar para wisatawan bisa melihat lebih jelas kawanan burung yang melakukan migrasi, di sini juga telah tersedia camping ground bagi pengunjung yang ingin bermalam di area. Dengan area yang seluas lapangan bola, anda bisa mendirikan tenda dengan bebas di lokasi.
Tempatnya yang menakjubkan dan dikelilingi oleh hutan pinus, membuat camping ground ini terasa begitu asri dan segar. Terlebih waktu malam, anda akan dibuat menggigil karena dinginnya udara sekitar. Namun itulah yang membuat camping menjadi lebih menarik, jangan lupa siapkan jaket tebal jika ingin bermalam di sana.
Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung
Photo by Facebook WisataLengkap.com
1. Trekking Jalan Kaki
Bagi anda yang ingin menikmati keindahan Tebing Keraton secara keseluruhan, trekking dengan berjalan kaki bisa menjadi salah satu kegiatan menarik yang dapat dilakukan. Terlebih di sana sudah terdapat jalur yang aman untuk dilalui bagi para pengunjung yang ingin trekking.
Sembari menyusuri jalan setapak, anda bisa menikmati keindahan alam di sekitar dan ditemani dengan udara segar nan sejuk yang akan membuat nyaman selama perjalanan. Untuk melakukan trekking, anda bisa mulai dari Warung Bandrek setelah memarkirkan kendaraan. Jarak dari tebing kurang lebih 2 kilometer, dan sepanjang jalannya tersaji panorama hijau yang menyegarkan mata.
2. Bersepeda
Photo by Facebook Bandung Amanah Tours & Transport
Tidak hanya berjalan kaki, anda juga bisa menikmati semua keindahan yang tersaji di kawasan tebing secara keseluruhan dengan bersepeda. Bahkan banyak komunitas sepeda yang sering melakukan perjalanan ke sini, contohnya seperti komunitas sepeda yang membuat viral Tebing Keraton tersebut. Bagi anda yang ingin bersepeda ke kawasan tebing, bisa menggunakan rute dari terminal Dago.
3. Berkemah di Tebing Keraton
Untuk anda yang suka melakukan camping, di kawasan ini sudah tersedia camping ground dengan area seluas lapangan bola. Anda bisa mendirikan tenda dengan bebas di sana, dan merasakan liburan yang sangat berkesan. Tidak perlu khawatir jika tidak membawa tenda sendiri, karena pihak pengelola wisata sudah menyediakan tempat penyewaan tenda untuk para pengunjung.
Menariknya lagi, harga sewa tenda tidak mahal. Anda hanya akan dikenakan biaya sekitar Rp. 40.000, namun belum termasuk dengan peralatan tendanya. Apabila ingin menyewa peralatan camping lengkap, anda bisa menyiapkan dana kurang lebih Rp. 140.000 yang sudah termasuk sewa tenda, penerangan, sarapan, dan retribusi.
4. Berburu Foto Instagramable
Melihat semua keindahan yang ada di lokasi, pastinya berburu foto adalah hal pertama yang akan dipikirkan oleh para millenials. Di zaman digital seperti sekarang ini memang kurang afdol rasanya jika mengunjungi objek wisata tanpa mengabadikan foto. Di area tebing sendiri, anda bisa menemukan banyak spot foto instagenic yang akan menghasilkan potret ciamik untuk dibagikan ke media sosial.
Fasilitas yang Tersedia di Objek Wisata
Photo by Google Maps Aan Puput aprilliani
Fasilitas yang tersedia di objek wisata Tebing Keraton terbilang cukup lengkap setelah pihak pengelola berganti dan diberlakukannya tarif masuk untuk menikmati lokasi wisata. Beberapa fasilitas yang bisa anda temukan antara lain mushola, gazebo berukuran 3 x 3 meter, dan toilet bersih yang berada tidak jauh dari camping ground.
Selain itu ada pula penyewaan peralatan camping lengkap, sehingga para wisatawan yang ingin bermalam di sini tidak perlu repot repot membawa peralatan sendiri. Anda juga tidak perlu khawatir kelaparan selama berada di lokasi, karena di destinasi sudah tersedia warung yang menjajakan berbagai makanan dan minuman.
Alamat dan Rute Menuju Lokasi Tebing Keraton
Photo by Google Maps Run Sport
Secara administratif, Tebing Keraton berada di daerah Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung Barat, Jawa Barat. Letaknya ada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, yang membutuhkan waktu kurang lebih 41 menit perjalanan dari pusat Kota Bandung. Untuk menuju lokasi sendiri, sebenarnya jalannya cukup mudah.
Namun petunjuk jalan menuju tebing terbilang masih cukup minim, meskipun objek wisata ini sudah menjadi destinasi yang populer. Jika dari pusat Kota Bandung, lajukan kendaraan anda menuju Dago Pakar. Kemudian lanjutkan ke arah Taman Hutan Raya atau Tahura Djuanda. Dari Tahura, anda akan melewati sebuah gerbang yang nantinya dilanjutkan dengan akses jalan berbatu.
Di sekeliling sana sudah bisa ditemukan banyak rumah penduduk, anda juga bisa berhenti sebentar untuk bertanya apabila kurang mengenal jalan setempat. Jika sudah menemukan warung bandrek Warban, itu berarti perjalanan ke lokasi tebing sudah tidak lama lagi. Bahkan banyak pula wisatawan yang memarkirkan kendaraan di sana, kemudian melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.
Atau anda juga bisa menyewa jasa ojek pangkalan di sekitar lokasi jika enggan berjalan kaki sampai ke tebing. Apalagi akses menuju tebingnya terbilang cukup terjal, sehingga anda yang memutuskan berjalan kaki harus menyiapkan tubuh yang prima saat berkunjung. Meski termasuk lumayan ekstrim, namun berjalan kaki menuju tebing adalah salah satu aktivitas favorit para wisatawan.
Setelah membaca ulasan di atas, apakah anda merasa tertarik untuk berkunjung ke Tebing Keraton ? Jangan lupa bawa jaket tebal jika ingin berkunjung kemari, terlebih jika anda memutuskan untuk camping di sana. Mengingat bahwa udara di sini begitu dingin, bahkan tertutup kabut di pagi hari.
DifaWisata.com –Paket Wisata Murah tahun 2022 dengan harga terjangkau. Temukan liburan serta pengalaman yang baru bersama kami. Dengan perjalanan Private Tour Wisata Indonesia, tidak digabung dengan peserta lain, menjadikan liburan Anda lebih personal dan menyenangkan. Kami menyediakan beberapa pilihan Paket liburan murah dan program wisata sesuai budget Anda. Itinerary tour, kami sesuaikan dengan jadwal sholat & Makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai biro perjalan Wisata halal Indonesia.
harga tiket: Gratis; map:Cek lokasi Alamat: jl. Pandanaran, Mugassari, Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat berkunjung ke kota Semarang, tentunya kita akan melewati sebuah monumen yang monumental di kota ini, yaitu Tugu Muda. Bangunan ini menjadi salah satu ikon kota Semarang, sebuah monumen untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam pertempuran lima hari di Semarang. Monumen ini dibangun dengan menggambarkan semangat perjuangan dan patriotisme masyarakat Semarang. Terutama para pemuda yang rela berkorban pada masa penjajahan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Tugu Muda memiliki bentuk menyerupai lilin, menandakan semangat perjuangan yang tidak pernah padam dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Rancangan tugu ini memiliki penampang segi lima yang terdiri dari 3 bagian yaitu alas, badan dan kepala tugu. Di dasar monumen terdapat relief yang menggambarkan serangan, pertempuran, korban, penderitaan, dan kemenangan.
Sejarah Singkat Tugu Pemuda Semarang
Foto oleh Google Maps Sutardi
Sejarah awal berdirinya Tugu Muda diawali dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Jawa Tengah, Bpk. Wongsonegoro pada tanggal 28 Oktober 1945. Rencana awalnya adalah membangun monumen ini di dekat alun-alun, namun karena perang Jepang melawan Sekutu pada November 1945, proyek ini terhenti. Kemudian pada tahun 1949, ide untuk membangun kembali monumen ini digagas oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), namun terkendala masalah dana.
Pada tahun 1951, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Semarang membentuk Panitia Tugu Muda dan berencana membangun kembali tugu tersebut. Namun, lokasi pembangunan tugu itu bukan di alun-alun, melainkan di lokasi Pertempuran Lima Hari di Semarang, yakni di perempatan Jl. Imam Bonjol, Jl. Pemuda, Jl. Pandanaran dan Jl. Dr Sutomo.
Akhirnya pada 10 November 1951, peletakan batu pertama di lokasi baru dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Boediono. Kemudian, pada tanggal 20 Mei 1953, monumen ini diresmikan oleh Presiden Ir. pada Hari Kebangkitan Nasional. Soekarno.
Tempat Wisata di Tugu Muda
Foto oleh Google Maps Wihandono Yogo
Saat mengunjungi bangunan bersejarah di kota Semarang ini, wisatawan dapat menemukan beberapa tempat wisata antara lain:
1. Taman dan Air Mancur
Untuk memperindah kawasan monumen, dibuat taman yang cukup luas untuk mengelilinginya sehingga taman ini dapat digunakan oleh wisatawan untuk rekreasi. Di taman ini ditumbuhi berbagai jenis bunga dan pepohonan, yang membuat taman ini terlihat lebih segar dan indah. Taman di sini juga didesain sangat unik seperti berbentuk love, ada air mancur, pohon pinus dan lampu warna-warni. Sehingga suasana di malam hari tugu ini sangat cerah dan sangat menarik perhatian setiap orang yang melihatnya.
Taman ini lebih ramai pada malam hari karena suasananya lebih menarik dan suasananya lebih dingin. Sedangkan pada siang hari lebih hangat dan biasanya hanya sedikit pengunjung yang datang ke taman di sekitar monumen.
Jadi waktu terbaik untuk menikmati kawasan Tugu Muda adalah pada malam hari karena air mancur dan lampu akan menyala. Hal ini menciptakan suasana monumen yang lebih indah dan menarik. Pada malam hari, kawasan monumen akan selalu ramai oleh anak muda yang nongkrong atau orang-orang dari luar kota Semarang yang lewat untuk berfoto di tempat ikonik di kota Semarang ini.
2. Arsitektur Monumen
Sebagai ikon kota Semarang, monumen ini memiliki keunikan dalam arsitekturnya. Dimana pada setiap sisi monumen terdapat relief dengan filosofi dan penggambaran perjuangan para pahlawan masa lalu untuk mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan Jepang dan Belanda.
Relief pada monumen ini menampilkan relief yang menggambarkan Serangan, Pertempuran, Korban, Kelaparan/Lapar dan Kemenangan. Dan ada beberapa relief lain yang menggambarkan simbol-simbol dalam Pancasila.
3. Dekat tempat wisata lainnya
Ketika wisatawan datang ke Tugu Muda, mereka tidak hanya bisa menikmati keindahan yang ditawarkan monumen bersejarah ini. Karena di dekat tugu, ada beberapa destinasi wisata di kota Semarang yang bisa Anda kunjungi.
Di sebelah utara tugu terdapat sebuah bangunan bernama Gedung Pandanaran yang merupakan gedung perkantoran Pemerintah Kota Semarang. Di sebelah timur terdapat objek wisata sejarah Lawang Sewu, di sebelah selatan terdapat Museum Mandala Bhakti dan di sebelah barat terdapat Rumah Damai.
Alamat dan cara menuju lokasi
Foto oleh Google Maps Nuping
Sangat mudah untuk mengunjungi Tugu Muda karena terletak di pusat Kota Semarang. Tepatnya tugu ini terletak di Jalan Pandanaran di kawasan Mugassari, Kota Semarang atau di bundaran yang masuk ke Jl. Imam Bonjol, Jl. Pemuda, Jl. Pandanaran dan Jl. Dr Sutomo
Dari Bandara Ahmad Yani untuk mencapai lokasi monumen ini hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum untuk menuju lokasi monumen. Karena lokasi monumen berada di jalan utama yang dilintasi oleh kendaraan umum, jadi jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat dengan mudah menemukan sarana transportasi untuk menuju ke lokasi.
Karena Tugu Muda Semarang merupakan monumen dan termasuk dalam fasilitas umum, maka tidak ada tiket masuk. Wisatawan hanya perlu membayar tiket parkir jika menggunakan kendaraan pribadi. Untuk tiket parkir di kawasan ini berkisar Rp2 ribu hingga Rp5 ribu.
Jam bukanya juga buka 24 jam, namun untuk waktu terbaik berkunjung ke Tugu Muda Semarang pada malam hari. Pertama, karena cuaca yang lebih sejuk dan pada malam hari air mancur dan lampu di taman menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang ke sini.
Berbagai kegiatan menarik untuk dilakukan
Foto oleh Google Maps Bintangsemarang354
1. Menikmati suasana malam kota Semarang
Aktivitas menarik yang bisa dilakukan wisatawan di kawasan monumen ini adalah menikmati suasana kota metropolitan di Jawa Tengah. Suasana malam yang selalu ramai membuat kota ini semakin semarak. Di monumen ini, wisatawan dapat menikmati keindahan lampu taman yang berkelap-kelip dan air mancur yang dilengkapi dengan lampu hias yang sangat indah.
2. Berburu foto
Untuk mengabadikan momen berharga liburan di Kota Semarang, berfotolah dengan latar belakang Tugu Muda yang ikonik. Sehingga anda dapat mengambil foto oleh-oleh dan membuktikan bahwa anda pernah berkunjung ke kota Semarang.
Selain itu berfoto dengan latar belakang monumen dan air mancur di kawasan ini. Wisatawan juga bisa berfoto di taman cinta yang unik. Selain itu, spot foto lainnya di taman yang terletak di dekat monumen ini juga tak kalah menarik untuk diabadikan dalam sebuah foto perjalanan wisata yang sukses di kota Semarang.
3. Nikmati air mancur yang indah
Untuk menikmati air mancur dengan lampu warna-warni di kolam yang terletak di dekat monumen. Anda harus mengunjunginya di malam hari karena air mancur dengan lampu warna-warni yang menyoroti air terjun ini hanya menyala di malam hari. Keberadaan air mancur ini memberikan pesona tersendiri bagi landmark bersejarah di kota Semarang ini.
4. Bersantai
Jika Anda sedang berkunjung ke kota Semarang dan ingin berwisata murah, tempat ini adalah pilihan yang tepat. Karena tidak ada tiket masuk yang harus dibayar, namun suasana di kawasan monumen ini telah memberikan kenyamanan untuk menikmati liburan Anda.
Bersantai di kawasan monumental ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat bersantai, setelah Anda lelah mengunjungi berbagai tempat wisata di Semarang. Anda bisa berbincang dan mengobrol dengan keluarga atau teman saat berada di taman terbuka yang ada disini.
Fasilitas di sekitar Tugu Muda
Foto oleh Google Maps Akbar Maulana
Untuk fasilitas yang bisa didapatkan di monumen bersejarah ini, ada bangku untuk duduk santai, ada taman bunga yang indah dan unik, jalan setapak yang rapi, parkir kendaraan, toilet umum dan di sekitarnya ada beberapa tempat wisata sejarah yang bisa anda kunjungi. juga mengunjungi.
Sehingga bisa dikatakan walaupun ini hanya sebuah monumen, namun fasilitas yang ada di tempat ini sangat lengkap. Sehingga bisa kita manfaatkan sebagai tempat beristirahat dan melepas lelah sambil menikmati suasana kota Semarang.
Itulah beberapa hal menarik yang bisa ditemukan di Tugu Muda Semarang. Semoga informasi ini bisa menjadi referensi wisata murah, menarik dan menyenangkan di Atlas City.
DifaWisata.com – Paket Tour Murah tahun 2022 dengan harga terjangkau. Temukan liburan dan pengalaman baru bersama kami. Dengan Private Tour Indonesia Tour, tidak digabung dengan peserta lain, liburan Anda akan lebih personal dan menyenangkan. Kami menawarkan berbagai pilihan paket liburan murah dan program tour sesuai budget anda. Itinerary, kami menyesuaikan dengan jadwal sholat dan makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai agen perjalanan wisata halal Indonesia.
DifaWisata.com –Paket Wisata Murah tahun 2022 dengan harga terjangkau. Temukan liburan serta pengalaman yang baru bersama kami. Dengan perjalanan Private Tour Wisata Indonesia, tidak digabung dengan peserta lain, menjadikan liburan Anda lebih personal dan menyenangkan. Kami menyediakan beberapa pilihan Paket liburan murah dan program wisata sesuai budget Anda. Itinerary tour, kami sesuaikan dengan jadwal sholat & Makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai biro perjalan Wisata halal Indonesia.