Bekas Rumah: Tempat Mie Instan Unik di Bandung, Ada Mesin Cakarnya
Kamis 03 Februari 2022 | 11:19 WIB Pengarang : Ryan Suherlan
ILUSTRASI. Tangkapan layar mesin penegang di bekas rumah di saluran Youtube Ricco Bello.
kan kan
JualanBarang.com – Bekas Rumah adalah salah satu tempat mie instan yang unik di Bandung. Pasalnya, ada mesin ceker yang berisi berbagai jenis mie instan.
Selain itu, uniknya Rumah Mantan memberikan promo menarik yaitu makan gratis dengan syarat membawa mantan suami ke sana. Ini benar-benar unik.
Mie instan menjadi menu utama yang ditawarkan di warung makan bernama Rumah Mantan ini. Selain mi instan, Anda juga bisa memesan menu lainnya, seperti dim sum, aneka gorengan dan minuman.
Bekas rumah ini juga sempat viral di media sosial karena keunikan yang dimiliki mesin ceker mie instan ini.
Kebanyakan orang datang ke bekas rumah tersebut karena penasaran ingin memainkan mesin ceker mie instan dan mencoba menu-menu yang ada di sana.
Anda dapat membeli koin yang tersedia di Rumah Bekas untuk memainkan Mesin Cakar. Setelah itu, jika Anda berhasil mendapatkan mie, Anda bisa langsung memasaknya dan memakannya di sana.
Saat Anda datang ke rumah mantan, Anda bisa melihat berbagai jenis Indomie yang dipasang dengan sangat menarik di jendela tempat restoran itu berada.
Anda juga tidak perlu merogoh kocek banyak karena menu yang ditawarkan Rumah Mantan cukup murah.
Harga mie instan mulai dari Rp. 6.000 saja dan Anda dapat menambahkan beberapa toppingkan Tersedia topping itu gratis dan juga berbayar, tapi jangan khawatir tentang harganya topping dari Rp. hanya 2.000.
Topping tersedia di bekas rumah adalah sayur mayur, nasi, kornet, siomay, bakso, wagyu dan masih banyak lagi topping lainnya.
Baca juga: 15 Kutipan Cinta Romantis Untuk Membantu Anda Mengekspresikan Perasaan Valentine Anda
salah satu dari vlogger makanan, Ricco Bello mengunggah video ke saluran YouTube-nya saat mengunjungi bekas rumahnya.
Sepertinya video yang ia unggah di mana Ricco Bello memainkan mesin cakar mie instan dan bertanya kepada pengelola restoran bernama Rumah Mantan tentang promo gratis dengan mantannya.
"Kalau bawa mantan, diskonnya sampai 50%. Jadi misalnya bawa mantan istri, gratis 100%, tapi sampai Rp 25.000," kata Mantan Penjaga Rumah itu saat ditanya Ricco. bello.
Jika Anda penasaran, Bekas Rumah yang terletak di Jalan Jamika No. 84, Kota Bandung dan buka mulai pukul 11.00 hingga 19.30 WIB.
Selanjutnya: Jangan salah, simak langkah-langkah mendapatkan vaksin booster
Reporter berita: Ratih Waseso kan Editor: Markus Sumartomjon
JualanBarang.com – JAKARTA. Salah satu tantangan usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) adalah keterbatasan kapasitas perusahaan, terutama yang bergerak di bidang kuliner. Kapasitas yang terbatas ini terkadang tidak didukung dengan ketersediaan mesin produksi.
Faktor inilah yang mendorong Farizqi mendirikan Inagi, kependekan dari Innovation Anak Negeri, sebuah startup yang menyediakan mesin produksi bisnis kuliner khusus untuk UMKM. Inagi telah aktif selama dua tahun.
Farizqi siapapun Direktur Inagi menyatakan, pihaknya kini dapat menyediakan berbagai mesin produksi untuk UKM dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan produsen.
Misalnya, mesin produksi yang memiliki: pohon di masa pandemi Covid-19 yaitu mesin untuk membekukan makanan (pensteril retort mini)kan Melalui mesin ini, Inagi dapat memfasilitasi pelaku UMKM kuliner yang ingin menjaga kualitas makanannya.
"Sterilizer retort mini ini sebenarnya menjawab kebutuhan pandemi saat ini melalui inovasi ini. Harga untuk kapasitas 50 liter Rp 15 juta. Namun keunggulan kita bisa custom. Jadi kita bisa menyesuaikan budget UMKM," kata Farizqi. KONTAN.
Baca juga: PLUT Baru, Ruang Kerja Bersama untuk UKM
Hingga saat ini, Farizqi mengungkapkan, sterilisasi retort mini masih produk penjualan terbaik dari Inag. Sementara itu, mesin lain yang dibangun startup ini untuk UMKM adalah: penggorengan vakum, pengering oven, ketel, dan kapal uap, kemudian pasteurisasi miltech dan pembuat keju mozzarella.
Meski harganya terjangkau, Farizqi menjamin kualitas mesin Inagi tidak kalah dengan produk sejenis buatan luar negeri. Kisaran harga mesin Dibuat di Inagi saat ini mulai dari Rp. 5 juta hingga 30 juta per unit.
Hasilnya, kata Farizqi, membuahkan hasil positif. Meski Inagi berbasis di Malang, jangkauan pemasarannya sudah tersebar di seluruh Indonesia.
Untuk itu, pihaknya berencana membuka kantor pemasaran dan layanan purna jual Inagi di lima kota secara serentak mulai kuartal II hingga kuartal III tahun ini. Yakni di Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.
Untuk tahap pertama, mereka akan melakukan ekspansi di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya karena ketiga kota tersebut merupakan basis pelanggan Inagi.
Selain memperluas kantor pemasaran, Inagi juga berencana membuat aplikasi atau platform digital yang dapat mempercepat layanan setelah terjualkan
Farizqi mengatakan akan ada notifikasi di platform melalui aplikasi jika ada masalah atau kerusakan pada mesin pelanggan. Yang terhubung langsung dengan pusat perawatan terdekat.
Dengan rencana ekspansi bisnis ini, Farizqi berani menggandakan omzet Inagi tahun ini dibandingkan realisasi tahun lalu.
Selanjutnya: Jumlah pasien COVID-19 di rumah sakit rendah meskipun konfirmasi kasus harian tinggi
Air Isi Ulang Galon Disebut Pemicu Kemandulan, Ini Tanggapan BKKBN dan Kemenkes
Senin 07 Februari 2022 | 22:59 WIB Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
ILUSTRASI. isi ulang galon air
kan kan
JualanBarang.com – JAKARTA. Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan pernyataan bahwa minum galon air minum untuk digunakan kembali sangat mengkhawatirkan kesehatan.
Pernyataan ini meresahkan masyarakat karena hanya mengutip hasil South Korea (Journal of Korean Medical Science) 2021 Cohort Study yang menyatakan bahwa ada hubungan antara peningkatan infertilitas pada kelompok pajanan BPA tinggi dengan odds ratio atau rasio paparan penyakit mencapai 4,25 kali.
Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan penelitian antar pusat sangat diperlukan untuk benar-benar membuktikan bahwa air minum kemasan bekas dapat menyebabkan kemandulan atau masalah kesuburan pada sistem reproduksi pria dan wanita.
Baca juga: BPOM Kekhawatiran Isi Galon Air Minum, Ada Apa?
Menurutnya, jika hanya ada informasi awal dan belum berdasarkan bukti tingkat buktikuat, harus berhati-hati untuk menyampaikannya kepada publik. “Masih perlu penelitian multi-pusat, saya kira, agar menjadi bukti yang kuat,” dalam keterangan resminya, Senin (7/2).
Ia mengatakan informasi tersebut harus dilihat dari pusat pendidikan di UGM, UNAIR, UI, plus di Singapura, AS, dan di negara lain. Kemudian hasilnya digabungkan dan kesimpulan diperiksa. Jika itu hanya informasi awal dan tidak didasarkan pada bukti yang kuat, Anda harus berhati-hati.
Padahal, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihimpun dari sensus penduduk 2020, jumlah penduduk Indonesia meningkat signifikan selama 10 tahun terakhir.
harga tiket: Rp15.000; map:Cek lokasi Alamat: jl. Peneropongan Bintang No.45, Lembang, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.
Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat pengamatan bintang atau tempat penelitian astronomi tertua di Indonesia dan terletak di Kabupaten Bandung Barat. Observatorium ini sebenarnya bukan tempat wisata untuk umum, karena merupakan pusat penelitian astronomi. Namun pengelola membuka program kunjungan bagi pengunjung yang ingin mempelajari lebih jauh tentang dunia astronomi.
Pengunjung yang ingin datang ke Observatorium Bosscha harus meminta izin terlebih dahulu dan meminta jadwal kunjungan. Ada dua sesi kunjungan yang dapat dilakukan di Observatorium ini yaitu sesi kunjungan sore dan sesi kunjungan malam. Jadi pastikan anda yang ingin berwisata edukasi disini harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pihak pengelola dan mengatur jadwal kunjungan.
Sejarah Singkat Observatorium Bosscha
Foto oleh Instagram Observatorium Bosscha
Berdasarkan informasi sejarah dari laman wikipedia, Observatorium Bosscha dulu bernama Observatorium Bosscha yang didirikan oleh Dutch East Indies Star Society yang dikenal dengan Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging atau disingkat NISV. Observatorium cantik ini berdiri di atas lahan seluas 6 hektar di ketinggian 1310 meter di atas permukaan laut.
Latar belakang pendirian observatorium ini dimulai pada abad ke-20, yang gagasannya dikemukakan oleh seorang astronom bernama Joan George Erardus Gijsbertus Voûte. Karena pada saat itu sangat sedikit observatorium di belahan bumi selatan. Voûte kemudian berteman dengan pengusaha kaya Rudolf Albert Kerkhoven dan Karel Albert Rudolf Bosscha untuk mendapatkan dukungan pembangunan sebuah observatorium di Hindia Belanda.
Kemudian Bosscha mengumpulkan orang-orang terampil dan pengusaha dengan membentuk NISV, hingga akhirnya pada tahun 1923 proses pembangunan Observatorium dimulai. Kemudian, pada tahun 1933, publikasi internasional pertama yang berhasil dilakukan oleh Observatorium Bosscha. Namun setelah beberapa tahun, penampakan itu dihentikan karena pecahnya Perang Dunia II.
Setelah berakhirnya Perang Dunia, renovasi besar-besaran dilakukan di Observatorium karena kerusakan akibat perang. Kemudian, pada tahun 1951, pada tanggal 17 Oktober, NISV menyerahkan Observatorium kepada Indonesia. Kemudian pada tahun 1959 ITB didirikan dan observatorium ini menjadi bagian dari ITB dan digunakan sebagai lembaga penelitian dan pengajaran formal astronomi.
Observatorium ini dinyatakan sebagai Observatorium Cagar Budaya oleh pemerintah pada tahun 2004 dan kemudian menjadi Obyek Vital Nasional oleh pemerintah pada tahun 2008.
Harga dan jam buka Observatorium Bosscha
Foto oleh Google Maps Angga Lesmana
Biaya masuk ke Observatorium Bosscha sangat terjangkau yaitu Rp. 15 ribu per pengunjung untuk kunjungan sore dan Rp. 30 ribu untuk kunjungan malam. Dengan harga terjangkau ini, kita bisa mendapatkan pengetahuan instan tentang astronomi atau astrologi.
Untuk jam buka, kunjungan individu biasanya hanya dapat dilakukan pada hari Sabtu pukul 9 pagi dan 1 siang. Jadi pastikan Anda mengetahui jam buka kunjungan ini, kecuali saat pandemi sebaiknya selalu pantau website resmi bosscha.itb.ac.id untuk melihat apakah observatorium buka atau tidak. Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, destinasi edukasi ini tutup hingga 31 Maret 2022.
Alamat dan petunjuk arah menuju lokasi wisata
Foto oleh Instagram olet__
Jika Anda tertarik untuk mengunjungi observatorium Bosscha untuk mendapatkan ilmu langsung dari pusat penelitian astronomi. Maka Anda harus menuju Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat atau tepatnya di Lembang di Jalan Peneropongan Bintang. Lokasi jika anda berangkat dari kota bandung sangat dekat, hanya 15 KM ke arah utara dengan waktu tempuh sekitar 15 menit sampai 30 menit dengan kendaraan bermotor.
Rute perjalanan termudah dengan kendaraan pribadi untuk mencapai observatorium ini adalah melalui Jalan Setiabudi dan Anda mengambil arah yang menuju ke Lembang. Setelah melewati Universitas Pendidikan Indonesia, pada jarak 500 meter, tiba di depan Observatorium di sisi kanan jalan.
Bagi Anda yang menggunakan kendaraan umum dari Stasiun Hall menuju Lembang, Anda dapat berhenti di gerbang bawah Observatorium. Jika naik bus Damri dari Terminal Leuwi Panjang, cari Terminal Ledeng, setelah sampai di Terminal Ledeng bisa terus naik angkot yang menuju Stasiun Hall yang menuju Lembang dan berhenti tepat di gerbang observatorium.
Koleksi Observatorium Bosscha
Foto oleh Google Maps Observatorium Bosscha
Di Observatorium Bosscha setidaknya terdapat 7 jenis teleskop, yaitu:
1. Teleskop Refraktor Ganda Zeiss Ganda
Ini adalah jenis teleskop refraktor yang menggunakan lensa dan terdiri dari 2 teleskop utama dan 1 teleskop pencari. Diameter teleskop utama sekitar 60 cm, untuk teleskop pencari diameternya sekitar 40 cm. Teleskop ini digunakan untuk memperoleh orbit visual bintang biner, mengamati pergerakan bintang, menentukan jarak bintang, mengamati komet dan planet-planet di tata surya.
2. Teleskop Bima Sakti Schmidt
Untuk teleskop kedua adalah teleskop dengan diameter lensa koreksi 51 cm, untuk cermin diameter 71 cm dan panjang fokus 127 cm. Teleskop ini, sesuai dengan namanya, digunakan untuk mempelajari struktur galaksi Bumi kita, Bima Sakti. Selain itu, teleskop Bima Sakti Schmidt juga digunakan untuk mengamati supernova, mengamati asteroid, memotret benda langit dan mempelajari spektrum bintang.
3. Teleskop Refraktori Bamberg
Ada juga Teleskop Refraktor Bamberg dengan diameter lensa 37 cm dan panjang fokus 7 meter. Teropong ini digunakan untuk mengamati benda-benda langit seperti menentukan skala jarak, mengukur terang bintang, mengamati gambar kawah bulan, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati matahari dan mengamati benda langit lainnya.
4. Teleskop Cassegrain GOTO Cassegrain
Untuk koleksi teleskop lainnya di Observatorium Bosscha terdapat Teleskop Cassegrain GOTO dengan diameter cermin lensa utama 45 cm dengan panjang fokus 1,8 meter, dengan cermin sekunder yang berbentuk hiperbolik dengan panjang 5,4 meter. Teleskop Cassegrain GOTO digunakan untuk mengukur intensitas cahaya bintang dan mengamati spektrum bintang.
Foto oleh Google Maps Isman Junian
5. Teleskop Refraktor Unitron
Lanjutkan ke koleksi teleskop ke-5 di Bosscha, Teleskop Refraktor Unitron. Teleskop ini memiliki lensa objektif dengan diameter 102 mm dan panjang fokus 1500 mm. Fungsi Teleskop Refraktor Unitron adalah untuk mengamati gerhana matahari dan bulan, melihat bulan baru, melihat bintik matahari dan mengamati benda langit lainnya.
6. Teleskop Surya
Untuk Teleskop Surya tentunya digunakan untuk mengamati bayangan matahari, teleskop ini memiliki 3 buah teleskop Coronado yang dilengkapi dengan filter teleskop yang berbeda.
7. Teleskop radio 2,3 m
Koleksi terbaru adalah teleskop radio sepanjang 2,3 meter, teleskop dengan panjang gelombang hingga 21 cm dan rentang frekuensi 1400 hingga 1440 MhZ. Dengan frekuensi tersebut, teleskop ini dapat digunakan untuk melihat objek yang jauh seperti quasar dan galaksi ekstra.
Berbagai kegiatan menarik untuk dilakukan
Foto oleh Instagram Willy Prayuda
1. Mengamati pengoperasian teropong Zeiss
Jika Anda ingin mengunjungi Observatorium untuk melihat cara kerja teropong Zeiss, maka Anda harus berkunjung pada malam hari sekitar pukul 17.00-20.00. Kunjungan untuk melihat cara kerja teropong tertua di sini hanya dimungkinkan dari bulan April hingga Oktober dan biasanya pengunjung hanya dapat melihatnya 4 malam dalam sebulan.
2. Menambah Pengetahuan Astronomi di Ruang Multimedia
Anda juga bisa mendapatkan berbagai pengetahuan tentang astronomi dengan mengunjungi ruang multimedia di observatorium. Ruang multimedia ini biasanya menampilkan rombongan wisata yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan tentang dunia astronomi.
3. Melihat bintang dengan teleskop portabel dan teleskop Bamberg
Jika cuaca memungkinkan, Anda juga dapat melihat bintang secara langsung di observatorium ini menggunakan Teleskop Portabel dan Teleskop Bamberg. Jadi Anda dapat menikmati pengalaman yang mungkin belum pernah Anda lihat di kehidupan nyata.
Fasilitas yang dapat ditemukan di Observatorium Bosscha
Foto oleh Google Maps Muhamad Nova
Untuk fasilitas yang tersedia dapat dikatakan cukup lengkap seperti terdapat tempat parkir mobil yang cukup luas, tempat ibadah, terdapat WC atau WC umum dan toko oleh-oleh. Selain fasilitas umum tersebut, terdapat fasilitas seperti ruang multimedia dan ruang khusus teropong, di mana Anda dapat langsung menemukan informasi, pengetahuan dan pengalaman tentang dunia astronomi.
Itu tadi penjelasan lengkap Bosscha Observatory mulai dari sejarah, koleksi teleskop, alamat, harga tiket hingga aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini. Jadi jika Anda ingin menimba ilmu tentang dunia astronomi atau melihat bulan dan bintang secara langsung, Anda bisa mencoba observatorium ini.
Namun perlu diingat bahwa Anda tidak dapat mengunjungi observatorium di Lembang ini kapan saja dan melakukan kunjungan pribadi atau keluarga. Jika Anda ingin melakukan perjalanan belajar bersama keluarga, Anda harus berada di sini pada hari Sabtu. Untuk rombongan wisata, Anda harus memesan terlebih dahulu dan mendapatkan izin melalui situs resmi Observatorium Bosscha di bosscha.itb.ac.id.
DifaWisata.com –Paket Wisata Murah tahun 2022 dengan harga terjangkau. Temukan liburan serta pengalaman yang baru bersama kami. Dengan perjalanan Private Tour Wisata Indonesia, tidak digabung dengan peserta lain, menjadikan liburan Anda lebih personal dan menyenangkan. Kami menyediakan beberapa pilihan Paket liburan murah dan program wisata sesuai budget Anda. Itinerary tour, kami sesuaikan dengan jadwal sholat & Makanan yang kami sediakan di restoran bersertifikat halal, yang menjadikan kami sebagai biro perjalan Wisata halal Indonesia.