Tampilkan postingan dengan label 2020 at 11:01AM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2020 at 11:01AM. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2020

Setelah Gopay, Kini Ovo Siap Sediakan Fitur Bayar SPP

PT Visionet International (Ovo) menyatakan bersedia mendukung program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjadi instrumen pembayaran untuk SPP (Pengembangan Pendidikan Pendidikan).

“Tentu saja Ovo sangat senang dan siap mendukung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem, bagaimana Ovo bersama dengan pemberi pinjaman lainnya memberikan dukungan elektronik untuk program digitalisasi sekolah, terutama uang SPP,” kata Direktur Utama Ovo, Karaniya Dharmasaputra, di Jakarta, Rabu (19/2).

Lebih jauh, kata Karaniya, partainya mengirim surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sehubungan dengan rencana Ovo.

“Kami sudah mengirim surat kepada Menteri, berharap dapat menerimanya dan kami siap. Jadi sekali lagi, pada prinsipnya kami siap mendukung program dari Pak Nadiem di sektor pendidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, perusahaan go-hop Gopay, dapat digunakan untuk membayar uang sekolah melalui fitur GoBills.

Ketika Nadiem diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, banyak warga bercanda bahwa akan ada fitur untuk membayar biaya sekolah di Gopay. Rupanya, fitur-fitur ini menjadi kenyataan minggu lalu.

Di satu sisi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan bahwa kerja sama dengan pembayaran SPP tidak hanya pergi ke Gojek.

Kepala Biro Komunikasi dan Komunitas Sekretariat Jenderal Ade Erlangga mengatakan mereka terbuka untuk perusahaan fintech lain yang ingin terlibat dalam bisnis pembayaran uang sekolah digital.

Selain Ovo, LinkAja dan Dana juga mengklaim akan mengerjakan fitur serupa. Chief Executive Officer Dana Chrisma Albandjar menjelaskan bahwa saat ini sedang mengembangkan fitur dan kemampuan untuk kebutuhan SPP di universitas.

Sementara Kepala Comcomm LinkAja, Putri Dianita Ruswaldi menjelaskan bahwa LinkAja masih dalam tahap eksplorasi dengan sekolah dan universitas. LinkAja dapat digunakan oleh siswa di 25 universitas sebagai metode pembayaran di kantin.

https://ift.tt/2wxTjzd
Share:

01 Februari 2020

Alasan Apple Enggan Gunakan USB Type-C Untuk Produknya

Kebijakan Uni Eropa tentang penggunaan konektor USB Tipe-C pada iPhone untuk mengurangi limbah elektronik dibantah oleh Apple. Raksasa teknologi itu mengatakan kebijakan itu benar-benar bisa menghentikan perubahan.

Mengutip dari Gizchina, Apple mengatakan “Kami percaya bahwa peraturan yang menerapkan kesamaan konektor pengisi daya dengan ponsel akan mencegah perubahan daripada mendorongnya. Ini dapat membahayakan konsumen Eropa dan konsumen.” ekonomi secara keseluruhan. “

Menurut Apple, kebijakan untuk menggunakan konektor Tipe-C tidak akan memengaruhi perusahaan. Yang paling dikenal untuk sebagian besar produk Apple menggunakan konektor Lightning meskipun beberapa produk seperti Macbook dan iPad Pro menggunakan Type-C.

Kebijakan ini juga menyatakan bahwa Apple akan benar-benar menghasilkan lebih banyak limbah elektronik jika konektor kilat diakhiri dan dipaksa untuk dibuang. Alasannya, Apple mengatakan Apple memiliki lebih dari satu miliar produk dengan konektor Lightning yang siap didistribusikan.

Sebuah studi dari Copenhagen Economics yang diprakarsai oleh Apple juga mengatakan konsumen akan menderita kerugian hingga 1,5 miliar Euro. Angka ini disebut Apple jauh dari kata untung, di mana manfaat lingkungan hanya bernilai 13 juta Euro.

Uni Eropa sendiri telah merancang undang-undang sejak 10 tahun lalu yang mengharuskan perangkat untuk menggunakan konektor yang dapat digunakan oleh semua perangkat. “Kami berharap Komisi Eropa untuk terus mencari solusi yang tidak akan membatasi kemampuan industri untuk berinovasi,” Apple menyimpulkan.

https://ift.tt/37LSvUZ
Share:

Facebook Page

TRANSLATE

Translate This Page
English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Entri yang Diunggulkan

Keunikan Pulau Kumala, Destinasi Wisata Dekat Ibu Kota Baru

SuaraKaltim.id – Pulau Kumala merupakan salah satu destinasi wisata menarik yang dekat dengan ibu kota baru Nusantara. Pulau Kumala terletak...

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog